Rabu, 01 Mei 2013

Analisis Film Malaikat Tanpa Sayap



2.1 Sinopsis Film
Kisah film ini bermula dari kehidupan seorang remaja yang berasal dari keluarga kaya yang bernama Vino. Vino adalah remaja galau yang tidak pernah peduli dengan permasalahan orangtuanya.
Suatu hari Ayah Vino, Amir usahanya bangkrut karena ditipu oleh rekan bisnisnya. Rumah Vino disita Bank demi menutupi hutang ayahnya. Ibu Vino, Mirna yang terbiasa hidup berkecukupan, tidak dapat menerima kenyataan itu. Mirna lebih memilih meninggalkan keluarganya walaupun ia memiliki putri kecil yang masih berusia 5 tahun, Wina.
Vino bersama keluarganya harus menanggung semua akibat dari keterpurukan usaha Ayahnya. Mereka terpaksa tinggal di sebuah kontrakan di lingkungan yang kumuh. Sejak kehidupan mereka berubah ayah Vino sudah tidak mampu lagi membayar uang SPP Vino. Akibatnya Vino harus dikeluarkan dari sekolahnya. Di tengah situasi yang kacau itu, ternyata Wina mengalami kecelakaan, ia terjatuh dari kamar mandi. Akibatnya kaki Wina akan diamputasi.
Pikiran Vino semakin kacau dan galau. Ia sangat menyesalkan mengapa ayahnya membuat kehidupan mereka porak poranda seperti sekarang ini. Di tengah kegalauan hatinya, Vino bertemu dengan Calo. Calo menawarkan Vino agar ia mau menjual organ tubuhnya yaitu Jantung untuk didonorkan kepada seseorang yang membutuhkannya.
Tawaran Calo itu tidak langsung diterima oleh Vino. Vino dan Ayahnya masih berupaya dengan berbagai cara untuk mendapatkan uang demi mengoperasi kaki Wina. Namun usaha mereka selalu gagal.
Pikiran Vino mulai kacau. Dengan sangat terpaksa, akhirnya ia menerima tawaran Calo tersebut untuk mendonorkan jantungnya demi mendapatkan uang untuk biaya operasi adiknya. Calo memberikan uang muka kepada Vino atas persetujuannya menjual jantungnya. Dengan uang itu Vino bisa membiayai operasi adiknya. Vino juga bisa menebus kembali rumah lamanya yang telah disita bank.
Saat Vino berada di rumah sakit untuk mengurus keperluan operasi Wina, secara tidak sengaja Vino bertemu dengan seorang gadis manis, Mura.
Mura adlah gadis yang sebaya dengan Vino memiliki kehidupan keluarga yang sangat harmonis, sangat berbanding terbalik dengan kehidupan Vino yang selalu berselisih paham dengan Ayahnya.
Perbedaan Vino dan Mura justru menjadi pelengkap bagi keduanya. Mura yang kesehariannya hanya memiliki teman di dunia maya dan mengikuti homeschooling itu merasa nyaman berteman dengan Vino yang memiliki banyak teman meskipun telah putus sekolah.
Hubungan Mura dan Vino semakin dekat dan akrab. Sejak mengenal Vino, Mura menjadi gadis yang penuh semangat dibanding sebelumnya. Ia nampak lebih ceria menjalani hari-harinya. Demikian pula halnya dengan Vino. Ia mulai peduli dengan ayah dan adiknya.
Kegalauan hati Vino mendadak muncul saat Calo menagih janji Vino untuk mendonorkan jantungnya. Tetapi Vino belum siap memberikan jantungnya dan berniat untuk mundur.
Masalah semakin pelik di tengah kegalauan hati Vino. Ia ingin melanjutkan masa depannya dengan organ tubuh yang lengkap. Namun di lain sisi, Vino harus menerima kenyataan bahwa orang yang akan menerima donor jantungnya adalah Mura, gadis yang sangat dicintainya.
Di tengah kebimbangan Vino memilih untuk melanjutkan apa yang menjadi keputusannya, mendonorkan jantungnya kepada orang yang dicintainya. Namun sebelumnya dia ingin berbuat sesuatu untuk ayahnya dan untuk Mura, dia tulis juga surat untuk orang-orang terkasihnya. Setelah itu, dia temui calo untuk menuntaskan perjanjian mereka. Sementara itu, Mura dan ayahnya segera bersiap-siap berangkat ke Singapura untuk operasi transplantasi jantung. Mura masih saja menanyakan ketidakhadiran Vino kepada Ayahnya.
Vino siap menghadapi maut di kamarnya. Obat yang dikasih oleh calo akan mengantarkannya pada kematian sudah bertumpuk di tangannya. Akhirnya, tak sadar dirilah Vino, didalam rumahnya ibunya yang sudah lama pergi kembali mencoba membjuk Wina untuk ikut bersama meninggalkan ayah dan kakaknya. Wina tetap tidak mau pergi bersama ibunya setelah dipaksa berkali-kali, akhirnya ayahnya membelanya, mencegah anak yang dikasihinya direbut mantan istri yang meninggalkan keluarganya. Sekian menit kemudian ayahnya tertembak pistol oleh pacar baru istrinya.
Dua anggota keluarga yang sekaratVino dan ayahnya, dibawa ke rumah sakit oleh ambulans yang meraung-raung. Calo sudah menanti di rumah sakit, menanti jantung  layaknya makelar mobil yang sudah menemukan mobil keluaran terbaru untuk klien pemesannya. Tak disangka tanpa sepengetahuan siapa pun, ayah Vino diam-diam sudah tahu perjanjian Vino tersebut. Di tengah sekaratnya dia memohon menggantikan janji Vino untuk memberikan jantungnya kepada Mura.
Akhirnya Vino terselamatkan. Mura terselamatkan. Wina mendapat ayah baru yang bukan lagi sopir taksi, bapaknya Mura menjadi bapak Wina. Dan mereka hidup bersama sebagai keluarga baru.
2.2 Relasi Orangtua dan Anak
            Dalam film Malaikat Tanpa Sayap ini hubungan antara orangtua dan anak atau hubungan Vino dengan keluarganya tidak terjalin dengan harmonis. Setelah usaha ayahnya bangkrut karena ditipu, Vino merasa galau dan seakan tidak peduli lagi dengan permasalahan orang tuanya, tidak seperti keluarga Maura. Walaupun Maura anak tunggal dan dibesarkan oleh ayahnya karena ibunya telah meninggal dunia, Maura seakan ada ditengah-tengah keluarganya. Karena ayahnya selalu meluangkan waktun untuk Maura untuk mengetahui kondisi anaknya yang sedang sakit.
2.3 Relasi antar Saudara
Dalam film Malaikat Tanpa Sayap ini hubungan antara Vino dan adiknya Wina, dulunya tidak terjalin harmonis sebelum usaha ayahnya bangkrut. Tetapi setelah usaha ayahnya bangkrut karena ditipu oleh seseorang, kemudian mereka tinggal dirumah kontrakan yang kumuh dan kemudian ditinggal pergi oleh ibunya karena tidak bisa menerima kenyataan yang ada. Disaat itu Wina adik Vino mengalami kecelakaan dan kakinya harus dioperasi. Akhirnya mulai saat itu Vino mulai menunjukkan perhatiannya kepada Wina dan menunjukkan diri bahwa dia sebagai kakak dan anak yang paling tua dalam keluarga harus bisa membantu ayahnya untuk mendapatkan biaya rumah sakit adiknya.


2.4 Relasi Suami Istri
            Dalam film Malaikat Tanpa Sayap ini hubungan antara Amir dan istrinya Mirna tidak harmonis. Karena dalam film ini Mirna lebih meninggalkan keluarga kecilnya dan mencari sesuatu yang baru diluar dari pada harus tinggal bersama suaminya yang bangkrut.
2.5 Konflik
Dalam film Malaikat Tanpa Sayap ini konflik yang terjalin disini seperti konflik antara Vino dan ayahnya akibat mempertahankan egonya masing-masing hubungan keluarga mereka menjadi tidak harmonis.
Kemudian konflik antara Amir dan Istrinya, istrinya meninggalkan Amir dan anak-anaknya disaat keluarga mereka lagi dilanda kesusahan akibat usaha Amir bangkrut.
2.6 Resolusi Konflik
Dalam film Malaikat Tanpa Sayap ini cara untuk menyelesaikan konflik antara Vino dan ayahnya, seharusnya Vino atau ayahnya memberitahukan apa dan mengapa permasalahan itu sampai terjadi, kemudian diskusikan bersama masalah tersebut dan sambil memikirkan jalan keluar yang aman, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti mencuri motor yang dilakukan oleh Vino dalam film tersebut.
Kemudian untuk menyelesaikan konflik antara Amir dan Istrinya yaitu Mirna istrinya harus bisa mengerti dan harus menerima musibah yang menimpa mereka akibat usaha suaminya bangkrut. Seharusnya peran Amir sebagai suami dan sebagai kepala rumah tangga pun sangat penting apabila ada konflik antara suami dan istri. Pertama Amir harus memberitahukan kepada Mirna kenapa Usahanya bisa bangkrut, kemudian diskusikan bersama pokok permasalahannya apa dan mengambil solusi terbaik untuk masalah mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar